Setelah hubungan tugas-tugas anda tetapkan, gambaran atau proyeksi proyek secara keseluruhan akan Nampak. Anda dapat melihat apakah jadwal proyek yang dihasilkan berada dalam rentang waktu yang telah ditetapakan. Secara umum terdapat hubungan antar tugas dalam menajemen proyek, diantarannnya adalah :
1. Finish to start
2. Finish to finish
3. Start to start
4. Start to finish
Dalam menetapkan hubungan antar tugas, kita harus memahami predecessors dan successors. Predecessors adalah suatu tugas yang harus dimulai/diakhiri sebelum tugas yang lain dimulai/diakhiri atau suatu tugas yang mendahului tugas tertentu. Secara sederhana predecessors adalah prasyarat yang dalam hal ini suatu tugas yang harus diselesaikan sebelum tugas tertentu dimulai. Sedangakan successor adalah kabalikannya yaitu suatu tugas yang tidak dapat dimulai/diakhiri sebelum suatu tugas tertentu dimulai/diakhiri.
Hubungan Finish to start (FS)
Hubungan finish to start merupakan hubungan antar dua tugas yang mana bila tugas pertama selesai maka pada saat itu tugas kedua dapat dimulai.
Hubungan Finish to Fnish (FF)
Hubungan finish to finish merupakan hubungan antar dua tugas yang mana kedua tugas selesai pada saat yang bersamaan
Hubungan Start to Start(SS)
Hubungan start to start merupakan hubungan antar dua tugas yang mana kedua tugas dimulai pada waktu yang bersamaan.
Hubungan Start to Finish (SF)
Hubungan start to start merupakan hubungan antar dua tugas yang mana tugas pertama boleh selesai apabila tugas kedua dimulai.
Disamping keempat hubungan tersebut, ada hubungan lain yang sifatnya turunan. Hubungan tutunan dicirikan dengan adanya penekanan waktu (lead time) atau penguluran waktu (lag time)
Berikut gambaran hubungan FS dengan Lag time.
Berikut gambaran hubungan FS dengan Lead time.
Post a Comment